banner 728x250
Daerah  

CFD Sidoarjo Makin Hidup, Orkes Melayu Sang Jagad Ramaikan Pagi dengan Dangdut

Sidoarjo, Minggu (15/2/2026) — Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Sidoarjo pagi ini menghadirkan suasana yang lebih hidup dari biasanya. Selain dimanfaatkan untuk olahraga, area publik ini juga menjadi panggung terbuka bagi penampilan musik, kali ini dibawakan oleh Orkes Melayu Sang Jagad.

Sejak pukul 06.30 WIB, warga mulai memadati alun-alun. Para pelari mengitari lapangan, pesepeda melintas santai, dan komunitas senam menyebar di beberapa sudut. Namun, suasana berubah ketika dentuman kendang dan alunan dangdut terdengar dari panggung utama. Perlahan, perhatian pengunjung beralih ke hiburan yang sedang berlangsung.

Area di depan panggung segera dipenuhi penonton dari berbagai usia. Anak-anak menari kecil, remaja berjoget, dan orang tua tersenyum mengikuti irama musik. Penampilan empat penyanyi, Andin, Adelia Diva, Aini, dan Dita Nadila, berhasil menarik perhatian. Dengan kostum panggung yang memikat dan interaksi hangat dengan penonton, mereka membawakan lagu-lagu dangdut populer yang langsung memancing tepuk tangan dan sorak-sorai.
Chandra Likayana, S.Pd, pimpinan Orkes Melayu Sang Jagad, menyatakan bahwa kehadiran grupnya di CFD bertujuan memanfaatkan ruang publik secara positif. “CFD bukan hanya untuk olahraga, tetapi juga bisa menjadi wadah ekspresi seni yang mempererat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

Pendapat ini tampak jelas di lapangan. Banyak keluarga menikmati pertunjukan sambil duduk santai, ada pula pengunjung yang merekam momen tersebut dengan ponsel mereka. Suasana tetap tertib, penonton menjaga jarak dari panggung, dan arus pejalan kaki tetap lancar. Hiburan musik justru menambah daya tarik kegiatan akhir pekan tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung lain.

Seorang warga asal Gedangan mengungkapkan kegembiraannya: “Hadirnya musik langsung di CFD memberikan warna baru. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin digelar, sehingga masyarakat memiliki hiburan gratis yang menyenangkan.”

Komunitas-komunitas yang hadir juga memberikan dukungan. Mereka menilai kolaborasi antara seniman dan penyelenggara kota mampu menciptakan suasana publik yang lebih hidup, inklusif, dan memperkuat rasa kebersamaan.

Menjelang siang, kegiatan ditutup dengan sesi bernyanyi bersama. Lagu-lagu yang dinyanyikan serentak menggema di seluruh alun-alun, meninggalkan kesan hangat dan bahagia sebelum pengunjung perlahan meninggalkan lokasi.

Kemeriahan CFD hari ini menjadi bukti bahwa dangdut tetap menjadi hiburan favorit masyarakat. Di tengah kesibukan kota, Alun-Alun Sidoarjo kembali menunjukkan perannya sebagai ruang publik yang ramah, santai, dan penuh keceriaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *